Respiratori

 

IDIOPATHIC PULMONARY FIBROSIS

Lebih dari 25 tahun Roche Group berkecimpung dalam berbagai penelitian penting di bidang sistem pernapasan yang melahirkan inovasi metode diagnostik serta terapi pengobatan mumpuni. Di Indonesia, bisnis Respiratori Roche memiliki fokus utama meningkatkan harapan dan kualitas hidup pasien khususnya penderita Idiopathic Pulmonary Fibrosis.

Idiopathic Pulmonary Fibrosis (IPF) adalah kondisi yang mengancam jiwa tanpa penyebab yang diketahui dan ditandai dengan fibrosis alveoli paru-paru yang luas, progresif dan tidak dapat kembali membaik (irreversible) yang mengakibatkan perburukan fungsi paru-paru secara progresif, sesak napas dan berujung pada kematian.1 Lebih jauh lagi, penyakit ini merupakan penyakit paru-paru difus fibrotik yang paling sering dan paling mematikan, dengan angka mortalitas yang melebihi kebanyakan penyakit kanker termasuk kanker payudara, ginjal dan kulit.2

Akibat prevalensinya yang rendah dan jumlah pasien yang sangat kecil namun tersebar luas, sering kali terdapat keterbatasan terapi maupun sumber daya untuk penatalaksanaan pasien.3 Berangkat dari hal tersebut, Roche senantiasa bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengupayakan peningkatan pemahaman dan penatalaksanaan diagnosa dan pengobatan terpadu bagi pasien IPF di Indonesia. 

Referensi:

1. du Bois, R. M. Strategies for treating idiopathic pulmonary fibrosis. Nat.Rev.Drug Discov. 2010; 9(2): 129-140

2. Vancheri, C.. IPF: a disease with similarities and links to cancer biology. European Respir J 2010; 35(3): 496-504

3. Hutchinson J et al. Eur Respir J. 2015;46(3):795-806.


IPF adalah kelainan yang mengancam jiwa dari etiologi yang tidak diketahui yang ditandai oleh fibrosis progresif dan ireversibel pada daerah-daerah yang luas dari alveoli paru (kantung udara) yang mengakibatkan kemunduran fungsi paru-paru dan kesulitan bernafas yang progresif.